Selamat Datang di Confreria Reinha Rosari Larantuka

Latihan Koor Muji Hari Keempat (Jumad Agung)

 Latihan Koor Muji Hari Keempat (Jumad Agung)


Larantuka,30 Maret 2025 - Jumat Agung semakin dekat, dan persiapan konfreria untuk menyambut perayaan suci ini terus berjalan dengan penuh semangat. Salah satu persiapan yang paling dinantikan adalah latihan koor Muji, yang memasuki hari keempat. Latihan ini berlangsung di aula kantor desa Wailolong yang merupakan salah satu stasi dari Paroki Santo Yosef Riangkemie sejak pukul 10 pagi dan dihadiri oleh anggota koor muji dari berbagai paroki.


Latihan kali ini berlangsung dengan penuh antusiasme, meskipun tidak luput dari berbagai koreksi yang diberikan oleh para Mestri. Beberapa anggota koor masih melakukan kesalahan teknis, seperti terlalu menarik nada pada bagian yang seharusnya berhenti, serta ketidaksesuaian dinamika dalam beberapa bagian lagu. Meski demikian, semangat untuk memperbaiki dan menyempurnakan paduan suara tetap tinggi.


"Latihan hari ini cukup bagus, tetapi masih perlu lebih banyak perhatian terhadap detail nada dan dinamika lagu," ujar Mestri Timur yang dengan sabar memberikan arahan kepada para anggota koor. Ia menegaskan bahwa ketepatan dalam mengikuti partitur adalah kunci agar nyanyian dalam perayaan Jumat Agung dapat menggugah hati umat yang hadir.


Selain latihan koor, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan yang hangat bagi seluruh anggota konfreria dari Paroki Santo Yosef Riangkemia. Suasana penuh sukacita semakin terasa saat sesi latihan diakhiri dengan acara makan bersama. Hidangan sederhana namun penuh kehangatan ini menjadi simbol solidaritas dan kekeluargaan di antara para peserta.

Tak hanya itu, latihan hari keempat ini juga diwarnai dengan audisi untuk para ejus dan ovos, yaitu mereka yang berperan dalam membawakan nyanyian dan doa-doa khusus dalam liturgi. Audisi ini bertujuan untuk memilih suara terbaik yang dapat menambah kekhidmatan perayaan Jumat Agung di Stasi Wailolong.


Latihan koor Muji ini bukan sekadar persiapan musikal, tetapi juga bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan pengabdian umat dalam menyongsong misteri Paskah. Dengan dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh setiap anggota, diharapkan nyanyian yang dilantunkan pada Jumat Agung nanti dapat benar-benar menyentuh hati dan membawa umat semakin mendalami makna pengorbanan Kristus.















0 Komentar